Berikut ini mitos yang masih
berkembang mengenai kanker payudara, seperti dikutip dari MSNHealth,
Rabu (8/2/2012) yaitu:
1. Mitos: Hanya perempuan dengan riwayat keluarga kanker yang berisiko
Fakta: Sekitar 70 persen perempuan dengan kanker payudara tidak memiliki faktor
risiko untuk penyakit ini. Memiliki saudara atau keluarga dengan riwayat kanker
memang bisa meningkatkan risiko, tapi lingkungan juga mempengaruhi.
2. Mitos: Menggunakan bra kawat bisa meningkatkan risiko kena kanker payudara
Fakta: Bra dengan kawat bisa menekan sistem limfatik payudara yang menyebabkan
racun menumpuk. Tapi sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah untuk hal ini,
sehingga belum diketahui kebenarannya.
3. Mitos: Kebanyakan benjolan di payudara adalah kanker
Fakta: Sekitar 80 persen benjolan di payudara disebabkan oleh perubahan jinak,
kista atau kondisi lain. Namun sebaiknya setiap perubahan yang terjadi meski
kecil dilaporkan ke dokter. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan untuk
menentukan apakah benjolan ini kanker atau bukan.
4. Mitos: Operasi bisa bikin kanker menyebar
Fakta: Operasi atau pembedahan tidak menyebabkan kanker atau membuat kanker
payudara menyebar. Ada kemungkinan dokter menemukan jumlah kanker yang lebih
besar dari perkiraan ketika melakukan operasi.
5. Mitos: Perempuan dengan payudara padat berisiko lebih tinggi
Fakta: Seseorang yang memiliki payudara padat mungkin akan lebih sulit dibedakan
antara jaringan normal dengan jaringan kanker, sehingga ada kemungkinan
mengalami kesalahan hasil.
6. Mitos: Payudara kecil berisiko rendah kena kanker
Fakta: Tidak ada hubungan ukuran payudara dengan risiko kena kanker payudara.
Namun ukuran yang besar mungkin membuat pemeriksaan lebih sulit dilakukan. Tapi
semua perempuan harus berkomitmen untuk melakukan pemeriksaan rutin.
7. Mitos: Orang yang melakukan mastektomi tidak bisa kena kanker
Fakta: Tidak ada yang bisa menjamin seseorang bebas kanker, beberapa perempuan
ada yang terkena kanker di tempat bekas luka setelah mastektomi. Meski
mastektomi bisa menjadi salah satu tindakan pencegahan, seseorang tetap perlu
menjaga gaya hidupnya.
8. Mitos: Jika berisiko kena kanker, maka hanya sedikit langkah yang bisa dilakukan
untuk mencegahnya
Fakta: Hal ini salah, ada banyak perempuan yang bisa menurunkan risiko, seperti
dengan menurunkan berat badan, olahraga teratur, melakukan pemeriksaan payudara
sendiri, berhenti merokok dan kenali perubahan yang muncul.
9. Mitos: Perawatan kesuburan bisa tingkatkan risiko kanker
Fakta: Beberapa studi menemukan calon ibu yang melakukan perawatan kesuburan
cenderung tidak memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara, karenanya
peneliti tidak menemukan bukti ilmiah mengenai kabar tersebut.
10. Mitos: Jika hasil mamografi negatif, maka bebas dari kanker




0 komentar:
Posting Komentar